Pages

Sabtu, 13 April 2013

Memilih pom bensin dan mengisi bensin yang benar



Di antara para pembaca pengendara kendaraan bermotor yang sudah lama mengarungi dunia permotoran (kalau ada dunia yang namanya permotoran), pasti pernah mengalami perasaan kalau isi bensin di pom bensin yang satu dengan yang lain beda. Nah berikut ada tips untuk memilih pom bensin dan mengisi bensin yang benar.



1. Untuk Anda yang di Jakarta, lebih baik isi di pom bensin pertamina kode 31 atau (angka keduanya 1)
Tiap pom bensin memiliki kode depan masing-masing. Dari mana Anda bisa mengetahuinya?
Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. itu bukan kode buntut. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah. Sedang angka kedua mengandung arti kepemilikan. Kepala 3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer, jadi yang penting angka keduanya 1 tidak masalah berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah. Untuk informasi, sebenarnya ada tiga kategori SPBU. Pertama COCO alias corporate owner corporate operate, CODO yakni corporate owner dealer operate. Terakhir DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com

Karena dikendalikan oleh Pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. kalau boleh menyarankan, lebih baik isi bensin di SPBU yang milik Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control-nya cukup bagus. Beredar kabar juga dari supir taksi dan orang-orang yang telah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (angka keduanya 1) takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda "PASTI PAS".

Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (angka keduanya 1) ternyata paling baik (kualitas bensin) dibanding dengan yang kode 34.

Cara membuktikan: Coba bagi Anda yang menggunakan mobil atau motor matic, pastinya akan terasa tarikan pada kendaraan. Jika mengisi bensin di Pertamina dengan tanda kode 31 (angka keduanya 1) akan terasa tarikan lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan diisi di pom dengan tanda kode lainnya. Coba Anda bandingkan jumlah mobil/ motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut. Pom bensin kode 31 (angka keduanya 1) pasti lebih ramai dibandingkan dengan yang kode 34. Coba Anda isi 1 Liter bensin dipPom bensin 31 (angka keduanya 1) dan pom bensin 34, lalu bandingkan dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis). Cobaa Anda tanya pada supir angkot atau supir taksi di mana pom bensin yang bagus, pasti sebagian besar mereka jawab di pom bensin 31 (angka keduanya 1) karena mereka juga banyak isi di pom bensin 31, tapi tidak berarti semua pom bensin kode 34 berbuat curang.


2. Tiap isi bensin, perhatikan apakah tuas handle ditekan dan minta kepada petugasnya tuas handle selang jangan ditekan tapi dilepas aja waktu sedang melakukan pengisian. 
Pernah nggak sewaktu Anda isi bensin, tuas handle ditekan-tekan begitu sama petugasnya. Mungkin kita tidak sadar karna kelihatan seperti sedang bersantai saja, tapi memang ada yang berlaku seperti itu dengan modus tertentu, kenapa begitu? Karena banyak oknum yang ‘nakal’ memainkan takaran bensin dengan cara seperti itu sehingga jumlah bensin yang dialirkan ke kendaraan lebih sedikit dari yang seharusnya. Petugas dan pom seperti ini harus ditindak dengan ketegasan pribadi kita, lebih baik menegur petugasnya demi hak bagian kita dan perbaikan kualitas petugas juga. 



3. Isilah bensin waktu hari masih pagi ketika temperatur tanah masih dingin
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya, maka semakin padat atau kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas atau hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari, sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan Anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang Anda beli di amlam hari sesuai semestinya. Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam bisnis ini, tetapi SPBU tidak memberikan Anda ganti rugi atau kompensasi karena temperature. 



4. Isi bensin saat tanki kendaraan anda masih setengah penuh.
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.



5. Jangan isi bensin jika ada truk bahan bakar sedang mengisi tanki penyimpanan
Hampir pasti bensin atau solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU dan kemungkinan akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan ikut masuk ke tanki kendaraan Anda.

Bagaimanapun keputusan isi bensin tetap ada di tangan para pengguna kendaraan bermotor, lebih baik isi di pom bensin terdekat jika memang kendaraan sudah menunjukkan perlu bensin (untuk jarak yang ditempuh) daripada mendorong motor atau kesulitan membeli bensin dengan jerigen untuk dituang ke mobil. Setuju?

Artikel bertajuk serupa sudah di-posting di beberapa sumber, sedangkan untuk yang di atas adalah artikel dengan beberapa perubahan terkait pendapat dan struktur bahasa dari
http://forum.detik.com/ini-dia-tips-memilih-pom-bensin-yang-baik-t523376.html

Kamis, 11 April 2013

I wanna be a SOCIALITE


Hi readers,


Kali ini dalam bahasa Indonesia, gw pengen ngebahas tentang sosialita dan dunia mereka. Berhubungan sama proyek baru kantor untuk klien, salah satu merek handuk terlaris Indonesia yang punya koleksi baru, bahkan limited dengan swarovski-nya, gw ngelakuin sedikit desk-research untuk topik ini. Bahkan sebelum gw cari tahu lebih dalam, gw udah punya impian kalo nanti gw akan punya hari-hari produktif sebagai seorang dermawan yang kerjanya ngga didikte sama siapapun kecuali Tuhan, diri gw sendiri dan kewajiban sosial, nah pekerjaan permanen itu sepertinya tepat banget dengan istilah sosialita ini.  Berikut hasil pengumpulan informasi terkait sosialita dan dunia mereka disertai bumbu-bumbu pemikiran gw (yang boleh secara bebas diterima dan ditelaah serta dipikirkan kebenarannya).

Menurut Wiki, socialite is a term for a member of a social elite, or someone aspiring to be a member.   Definisi sosialita bisa bersumber pada mereka yang memang kaya sejak lahir atau keturunan atau berkat usaha sendiri, baik disertai darah biru atau bukan, yang benar-benar cukup bahkan berlebihan dan katanya ngga punya utang (untuk kebutuhan pokok), mereka yang dapat mempertahankan keeksisan mereka di acara sosial secara konsisten, atau mereka yang menggunakan kekayaannya untuk kegiatan yang bersifat sosial yang sesuai dengan kelas mereka. Macamnya bisa penggalangan dana dengan konser musik, peragaan busana, pesta kebun dan lain sebagainya di hotel berbintang dan/tanpa mengundang media. Acara peresmian restoran, produk gaya hidup, fesyen, otomotif hingga lukisan.



Sosialita mengalami pergeseran makna dari kaum elite yang dermawan atau membawa pengaruh signifikan jadi orang-orang yang “aktif secara sosial” mengadakan kegiatan sosial yang dibalut pesta dan mengundang media, ada yang menyebut mereka ‘fashionista’. Disokong oleh posisi, kekayaan, citra kuat dan positif mereka memiliki kemampuan untuk menggerakkan atau mempengaruhi orang lain untuk melakukan suatu hal. Acara jadi dipandang atau diperhatikan. Banyak juga kaum sosialita yang tidak langsung terlahir kaya, namun self-made dengan berada di public relation, designer yang hidupnya dalam industri fesyen, pemilik butik dan sebagainya. Ilusi kemewahan dan eksklusifitas membuat komunitas semacam ini seakan sulit dimasuki, di saat yang sama juga membuat orang merasa mereka sangat keren atau chic.


Kaum sosialita peduli kecantikan, kebersihan diri dan lingkungan mereka. Mereka memiliki gaya hidup yang peduli kesehatan, misalnya fitness, sebagian memilih makan makanan organik, menimati cita rasa yang spesial seperti anggur, cuisine negara lain seperti Prancis. Kalau jalan-jalan ke luar negri. Pendidikanpun mayoritas lulusan luar negri ataupun jurusan fashion. Salah satu hobi utama mereka adalah belanja aka shopping. Mereka biasanya tidak terburu-buru dalam melakukan sesuatu karna sudah ada yang melakukan hal-hal untuk mereka. Ke mana-mana dengan supir dan mobil pribadi, anak sudah diurus nanny, hingga mereka bisa lebih santai baik ketika sendiri maupun untuk berkumpul dengan teman-temannya.
Bacaannya majalah seperti Indonesia Tatler, HighEnd Magazine, Bazaar. Merek yang dipakai dan dipuja seperti Herve Leger, LV, Hermes, Guess, Mercy, Prada, Zara, Mango, Gucci, Chanel. Christian Louboutin, Rolex, Bulgari.  Contoh sosialita Indonesia Mesty Ariotedjo, Adinda Bakrie, Nia Ramadhani, Dian Sastrowardoyo, Susan Bachtiar, Sella Hardianto, Tantri Ramly, Sarah Arifin, Francesca Tanmizi, Kristy Syarfuan Ismoyo, Junisa Hardianto, Dennisa Audrey, Casey Tjahaja, Cristy Kusuma, Gendis Siti Hatmanti Wicaksono dan Zefanya Putri. Socialite yang sering masuk majalah di Indonesia antara lain keluarga konglomerat, seperti keluarga Bakrie, keluarga Moran (Inditex), keluarga Salim, keluarga Liem, keluarga Ong, keluarga Risjad, keluarga Cendana, dan masih banyak lagi.

Sosialita juga mempunyai komunitas yaitu Haute Lister Lifestyle Management, lembaga resmi seperti manajemen artis,  kini memiliki 45 anggota. Didirikan oleh Yulie Setyohadi, Veruscha Nadja dan Teddy Hamzah. Terbagi dari tiga batch. Setiap batch berisikan mulai istri duta besar, istri mantan pejabat, fashionista, aktris, selebriti, hingga pengusaha. Sebagian di antaranya adalah istri Duta Besar Austria, Diane Woelfer; istri mantan menteri, Poppy Puspitasari Hayono Isman; aktris Diah Permatasari; model Marissa Nasution; pengusaha Monica Hendrayanta; Margaret Vivi Hosea (pemilik klinik kecantikan Jean Yip dari waralaba Singapura); model muda Sheila Hardianto; pengusaha Wanda Ponika; model Raline Shah; bekas model Aimee Juliette; serta pengusaha dan model Claudia Hidayatova, Daniel Mananta, Hayono Isman. Item wajib mereka adalah tas Hermes yang harganya bisa jutaan rupiah. Mereka sering diminta menjadi pembawa acara dan mendapat undangan resmi. 
Di lain post, akan ada how to be a socialite dari WikiHow dan syarat masuk dalam komunitas eksklusif Haute Lister. Tapi pada dasarnya, kita semua adalah sosialita (sebelum mengalami pergeseran makna dan bukan karna begitu oeeee langsung pegang duit segepok, tapi karna) memiliki kemampuan dalam melakukan perubahan pada hidup orang lain, kita semua makhluk sosial dan akan memiliki kegembiraan tersendiri kalau melakukan kegiatan sosial. Jadi tanpa melupakan esensi seorang sosialita yaitu jiwa sosial, once again I state 'I wanna be a SOCIALITE'. One day, there will be a socialite named Irene Sanjaya, redefining socialite in Indonesia.
 
 

Protect The Boss


Protect The Boss
§  Title: 보스를 지켜라 / Boseureul Jikyeora
§  Previously known as: 보스가 달라졌어요 The Boss Has Changed / 마지막 여비서 The Last Secretary
§  Genre: Romance, comedy
§  Episodes: 18
§  Broadcast network: SBS
Synopsis
No Eun Seol finally gets a job as a professional secretary at a large conglomerate after struggling with unemployment, only to fall in love with her boss, Cha Ji Heon, the immature youngest son of a chaebol family. 
It is not their first meeting though...
Refreshing! The synopsis is not one of my favorite, but the drama itself is my favorite Korean drama so far, just like that and I fall in love with the drama. Unlike the mellow usual dramas, this drama kept me laughing for many times. There are many funny moments happen in various situation and time. There is a part of it reminds me the story of Cinderella, regarding the shoe. 
The female lead is so strong and there are many unexpected events created. She learns on how to love and she only cries for reasons. In my opinion, the director is brave enough to create different reaction expected to seen from the so classic Korean dramas, imagine a Korean drama without an evil aim at all, no bad guy or girl, problems are intern and touching. It has another couple beside the lead, they are so cute as well. Each unique character has their own specialties to love. I love the bromance (cousin) relationship shown (not the same-kind-love liaison) and the friendship occurring between the female lead and her rival. They also tell the ongoing daily (as a learning conclusion) for characters. The ending was a marriage and a portray of them kissing under an umbrella. 
Cast
§  Choi Kang Hee as No Eun Seol
§  Ji Sung as Cha Ji Heon
§  Kim Jaejoong as Cha Moo Won
§  Wang Ji Hye as Seo Na Yoon
§  Lee Hee Won (이희원) as Yang Ha Young
§  Park Young Kyu as Chairman Cha
§  Cha Hwa Yun as Shin Sook Hee
§  Kim Young Ok as Mrs. Song
§  Ha Jae Sook as Lee Myung Ran
§  Jung Kyu Soo as No Bong Man
§  Kim Hyung Bum as Secretary Kim
§  Kim Ha Kyoon as Secretary Jang
§  Kim Chung as Hwang Kwan Jang
§  Kim Seung Wook as Park Sang Moo
§  Lee Hee Jin
§  Ahn Nae Sang (cameo)
§  Oh Hyun Kyung (cameo)
§  Yoon Gi Won (cameo)

Where to watch from Indonesia
http://watch32.com/movies-online/protect-the-boss-796